Fungsi sepatu sepeda

Fungsi sepatu sepeda

Mengapa sepatu sepeda itu mahal ???

Ada tiga faktor penting yang mendukung kenyamanan dan performa saat bersepeda. Pertama posisi duduk pegowes, lalu cengkeraman tangan pada handlebar untuk kontrol maksimal, sedang yang terakhir adalah kinerja kaki saat mengayuh pedal yang mana akan berkaitan dengan memilih sepatu sepeda yang tepat.

Setiap pesepeda akan merasakan manfaat luar biasa jika semua aspek tersebut terpenuhi dengan baik. Dari ketiga faktor tersebut, kinerja kaki adalah yang paling utama. Kaki paling menentukan kenyamanan dan performa bersepeda.

Tentu kalian tahu bahwa ukuran pedal umumnya jauh lebih kecil daripada telapak kaki. Ketika sedang mengayuh permukaan pedal menerima beban berat dari dorongan kaki kalian. Jika telapak kaki tidak memperoleh dukungan yang baik, maka kaki akan cepat merasa pegal dan nyeri.

Masalah ini akan semakin memburuk ketika kalian bersepeda di tengah cuaca panas. Suhu tinggi bisa membuat kaki kalian cepat membengkak. Maka dari itu pegowes disarankan memakai alas kaki saat bersepeda untuk menghindarinya.

Menggowes dengan memakai sepatu sneaker memang boleh-boleh saja. Tapi kalian juga perlu tahu bahwa setiap orang memiliki karakteristik kaki yang berbeda. Ini berarti jenis alas kaki yang dipakai juga berpengaruh besar terhadap kinerja gowes kalian. Dan alangkah baiknya jika kalian memakai alas kaki sesuai fungsinya, yaitu sepatu khusus untuk bersepeda.

Pentingnya Memakai Sepatu Sepeda Khusus

Sepatu sepeda didesain khusus untuk mendukung performa kaki saat mengayuh pedal. Desain ini tidak sama dengan jenis sepatu olahraga kebanyakan. Berikut ini beberapa faktor mengapa sepatu sepeda begitu penting.

  1. Menyalurkan Tenaga

Sepatu olahraga biasa umumnya memiliki sol dengan bantalan empuk. Sol empuk bersifat meredam dan menyerap tenaga dari otot kaki.

Sementara sol pada sepatu sepeda begitu kaku, sehingga dorongan otot kaki tidak teredam, tetapi langsung disalurkan dengan mulus menuju pedal. Artinya tenaga dorongan kaki kalian terpakai secara efektif. Dengan kata lain, kayuhan akan terasa lebih ringan dan kaki tidak cepat lelah.

  1. Menjaga Posisi Kaki
    Sepatu sepeda juga membuat posisi kaki tetap stabil. Bagian tapak sepatu memiliki sepul/cleat, yaitu area bergerigi yang akan menancap pada pedal. Banyak di antaranya juga dilengkapi fitur clip-in (klip dalam) yang disesuaikan dengan bentuk permukaan pedal pada umumnya.

Komponen tersebut akan membuat kaki selalu berada di tempatnya, tidak mudah tergelincir keluar posisi. Dengan begitu kalian akan merasa lebih nyaman saat menggowes. Lebih jauh lagi, komponen tersebut juga menghindarkan kalian dari kemungkinan cedera kaki, baik di pergelangan, lutut, maupun pinggul.

Kalau kalian bersepeda memakai sneaker atau sepatu olahraga biasa, jangan kesal apabila kaki bolak balik keluar dari posisinya di atas pedal. Kalian harus berusaha lebih keras untuk menstabilkan posisi kaki. Dan ini akan sangat mengganggu, bukan?

  1. Membantu dalam Pembentukan Otot

Kini kaki telah nyaman menggowes di posisinya setelah memakai sepatu sepeda. Sementara itu tanpa sadar kalian juga sedang meningkatkan kinerja dari otot-otot tubuh yang lain. Otot-otot yang dimaksud, antara lain bahu dan pinggul.

Kalian akan mengusahakan bahu dan pinggul untuk memberikan tekanan lebih banyak pada kaki. Supaya ritme kayuhan, kecepatan bersepeda, serta kontrol kemudi juga tetap terjaga. Jadi apabila kalian bersepeda serius untuk melatih otot-otot tubuh, maka sebaiknya kenakan sepatu sepeda khusus.

Jadi ngapain sih, repot-repot beli sepatu sepeda? Pertanyaan macam ini pasti sering muncul. Tapi setelah membaca penjelasan di atas, tentu sekarang kalian sudah mulai menyadari betapa pentingnya pakai sepatu khusus bersepeda. Jadi, tunggu apalagi?

Tips Memilih Sepatu Sepeda Yang Tepat

Tentunya saat ini kalian sudah tidak sabar ingin membeli sepatu sepeda. Tapi setelah melihat-lihat, ternyata ada banyak jenis dan model sepatu sepeda di toko. Sehingga kalian jadi bingung harus pilih yang mana. Nah, kalau sedang tak terburu-buru, silakan baca dulu ulasan singkat berikut.

Memilih sepatu sepeda sebenarnya mudah saja. Supaya efektif, kalian hanya perlu menentukan pilihan berdasarkan kebutuhan. Itu pasti tergantung aktivitas bersepeda yang biasa kalian lakukan. Apakah kalian pegiat B2W, pesepeda kasual, pegowes akhir pekan, atau profesional? Sesuaikan dengan jalur yang biasa kalian tempuh.

Pegiat B2W dan pesepeda kasual lebih cocok memakai sepatu sepeda kasual. Modelnya mirip sepatu sneakers, kadang juga memiliki cleat untuk sepeda tanpa klip pedal. Atau sepatu mid-range untuk roadbike karena akan lebih fleksibel.

Untuk menggowes di medan berat, sebaiknya pilihlah sepatu yang ringan, tetapi terbuat dari bahan yang kuat. Pastikan solnya tidak terlalu kaku, biasanya terbuat dari karet. Serta memiliki cleat dan sistem pengunci yang aman untuk menjaga posisi kaki. Sepatu jenis ini juga cocok buat para pegowes yang gemar menjelajah jalur panjang (touring). Sedang bagi atlet profesional, tentunya harus disesuaikan dengan nomor cabang bersepeda yang kalian geluti.

Nah, sudah jelas, bukan? Kalau kalian punya pertanyaan lebih lanjut, tuliskan saja di kolom komentar. Kami pasti usahakan memberi jawaban terbaik buat kalian.

Previous Cara cuci sarung tangan agar steril dan awet
Next Melihat Aktivitas Pegowes di Malang Selama Pandemi Corona

About author

You might also like

Gowes Anti-Nyasar dengan GPS Sepeda

Kalau kamu terinspirasi dengan aktivitas blusukan ala Pak Jokowi, sebaiknya gunakan GPS sepeda. Kamu bukan presiden, pasti tak punya tim khusus yang mempersiapkan perjalanan, mulai berangkat hingga sampai ke tujuan.

Aturan Dasar Memilih Ukuran Sepeda Gunung yang Pas Buatmu

Saat berada di toko sepeda, kamu pasti akan mendapatkan pilihan ukuran sepeda gunung yang bermacam-macam. Umumnya terbagi menjadi tiga, S, M, dan L, dengan kisaran panjangnya masing-masing. Sepeda gunung, seperti

Patah tulang siku jika bersepeda tanpa elbow protection

Bersepeda dikategorikan sebagai salah satu cabang olahraga ekstrem. Apalagi dalam nomor-nomor, seperti dirt jumping, all mountain, enduro, dan jenis-jenis cabor bersepeda ekstrem lainnya. Jenis bersepeda semacam ini memiliki tingkat risiko

Diskusikan