Panduan Memilih Sepeda Secara Lengkap, Tepat, dan Akurat

Panduan Memilih Sepeda Secara Lengkap, Tepat, dan Akurat

Kebanyakan artikel tentang panduan memilih sepeda selalu membahas soal ukuran dan jenis sepeda. Namun kali ini Avelio ingin menyajikan yang sedikit berbeda. Kami akan menggunakan pendekatan baru tanpa mengesampingkan faktor-faktor penting tersebut. Mulai dari persiapan, cara menentukan pilihan, sampai metode pembelian.

Kalau kamu berniat untuk membeli sepeda dalam waktu dekat, sebaiknya pertimbangkan dengan super matang. Sebagai panduan, kamu boleh mengikuti cara berikut agar tak kebingungan.


Awali dengan Niat

Jangan nekat! Membeli sepeda harus diiringi dengan niat, bukan sekadar meramaikan tren atau kesenangan sesaat. Kalau tidak, bisa jadi semangat gowesmu bakal berlalu begitu cepat. Satu dua bulan bersemangat wara wiri dengan sepeda, lalu kendur di bulan ketiga. Bulan demi bulan berjalan dan kamu tak berminat lagi menyentuh sepeda, apalagi mengayuhnya. Akhirnya sepeda barumu teronggok jadi sampah tidak berguna.

Walaupun cuma urusan sepeda, sebaiknya niatkanlah dengan tulus dan serius. Dengan begitu kamu akan mendapatkan sepeda terbaik menurut preferensimu. Nantinya, kamu tak akan menyepelekan perawatannya, selalu menggowesnya dengan bangga.


Kemana Kamu Akan Menggowesnya?

Terdapat beberapa jenis sepeda di pasaran. Jenis-jenis sepeda tersebut diklasifikasikan berdasarkan nomor perlombaannya, atau lebih terkait dengan fungsi utamanya. Kamu harus mengetahui jenis-jenis sepeda apa yang cocok buatmu. Yaitu dengan mempertimbangkan kapan dan bagaimana kamu akan menggunakannya, inilah salah satu dari esensi panduan memilih sepeda.

Kalau nantinya akan lebih banyak digunakan sebagai sarana rekreasional, menerjang trek-trek pedesaan dan perbukitan yang terjal, sebaiknya pilih sepeda gunung. Tentukan antara hardtail atau full suspension untuk menyesuaikan dengan tingkat kesulitan yang akan dihadapi.

Jika umumnya kamu akan menggowes untuk kegiatan sehari-hari, pertimbangkan city bike seperti komuter, atau hybrid dan roadbikes. Itupun bila kamu berdomisili lingkungan perkotaan, di mana jalur yang akan dilalui umumnya mulus. Sepeda komuter juga cocok untuk kegiatan santai di medan ringan, bersepeda bersama keluarga misalnya.
Sudah punya bayangan? Info lebih lengkap tentang jenis-jenis sepeda, bisa kamu baca lagi di artikel Avelio sebelumnya.


Pertimbangan Bujet

Harga sepeda berkualitas untuk pegowes dewasa berkisar mulai Rp 3 juta sampai puluhan juta rupiah. Umumnya masih banyak produk yang dibanderol di bawah angka tersebut, tetapi kamu perlu meneliti lebih jauh soal mutunya.
Seperti biasa, harga menjadi penentu utama kualitas suatu barang.

Sepeda yang bagus akan lebih awet dan tahan lama, ringan dipakai, dan tentunya mudah dijual kembali. Kalau kamu punya bujet terbatas, tidak ada salahnya memilih sepeda bekas berkualitas. Sedikit bocoran, berikut kisaran sepeda yang bisa diperoleh sesuai bujet yang kamu punya.

  • Rp 3 – Rp 5 juta-an: Sepeda kuat dengan frame baja tanpa suspensi, pilihan gearset cukup banyak antara 7-24 speed, serta rem cakram atau tromol standar.
  • Rp 5 juta – Rp 10 juta-an: Pilihan frame antara baja atau aluminium sehingga bobotnya lebih ringan, umumnya memiliki suspensi yang lebih baik, beberapa model juga sudah dilengkapi rem cakram hidrolik.
  • Rp 10 juta ke atas: Frame aluminium yang lebih ringan atau karbon fiber, terdapat pilihan suspensi (hardtail/full suspensi) untuk kenyamanan, sistem kemudi, drivetrain, rem, dan roda-roda pastinya juga jauh lebih berkualitas.

Panduan Memilih Sepeda Berdasarkan Ukuran

Ukuran akan menentukan seberapa nyaman kamu saat menggowes. Ada beberapa ukuran yang perlu diperhatikan, tetapi sebagai start, kenalilah ukuran tubuhmu sendiri. Ukuran juga sangat berperan saat membeli sepeda secara online. Kamu tak akan mungkin mencobanya sendiri, sehingga membutuhkan panduan ukuran yang sesuai agar tak salah beli.
Silakan cari tabel ukuran sepeda di internet, atau simak panduan ukuran sepeda dari Rodalink berikut ini:

Sayangnya tak ada standar baku dalam ukuran frame sepeda, karena setiap pabrikan memiliki cara pengukuran berbeda. Untuk itu sebaiknya kamu mengukur sendiri proporsi tubuhmu sebagai dasar dalam menentukan ukuran sepeda yang pas.

Begini caranya:

  • Berdiri tegak tanpa memakai alas kaki, lalu regangkan kaki selebar 15 – 20 cm. Ukur dari telapak kaki menuju selangkangan untuk mendapatkan panjang inseam.
  • Setiap jenis sepeda memiliki standar ukuran frame yang berbeda. Itulah mengapa pada poin sebelumnya kamu harus menentukan terlebih dulu jenis sepeda yang diinginkan.
  • Jika kamu memilih roadbikes, kalikan panjang inseam tadi dengan 0,7 untuk mendapatkan ukuran frame yang tepat. Sementara untuk MTB, kalikan dengan 0,66. Sedangkan untuk citybikes, kalikan dengan 0,685. Sebagai contoh, apabila panjang inseam-mu 76 cm, perkiraan ukuran frame yang tepat adalah antara 20 sampai 22 inci untuk segala jenis sepeda.

Kelengkapan Komponen

komponen sepeda

Setelah urusan frame sudah beres, kamu harus memastikan bahwa sepeda pilihanmu dilengkapi dengan komponen terbaik. Salah satunya roda, yang akan menentukan kemana seharusnya kamu menggowes sepeda. Sepeda gunung memiliki ban lebar bertapak tegas dengan daya cengkeram maksimal. Berbeda dengan citybike yang tapaknya relatif mulus.

Lalu komponen suspensi, terdiri dari dua jenis, yaitu hardtail atau full suspension. Hardtail hanya memiliki suspensi di bagian depan, sementara full suspension berarti sepeda dilengkapi peredam kejut di depan dan belakang.
Selanjutnya adalah drivetrain, yakni ‘mesin’ penggerak sepeda. Terdapat 3 jenis drivetrain yang dibedakan menurut jumlah chainring (gear depan). Single (1x), double, dan triple drivetrain, biasa dikombinasikan dengan cassette (gear belakang) berjumlah 7 sampai 12, untuk mendapatkan range kecepatan yang lebar.

Berikutnya komponen rem yang tak kalah pentingnya. Pilihannya antara rem pelek atau cakram, baik menggunakan kabel maupun hidrolik. Pertimbangkan pula pilihan jenis stang/handlebar flat, curved, atau drop seperti pada sepeda balap. Kemudian tipe pedal standar, clipless, toe-clips yang dilengkapi pengaman kaki. Juga bentuk sadel yang paling nyaman diduduki.

Perlu dicatat bahwa kualitas komponen-komponen tersebut akan turut memengaruhi harga sepeda. Jadi sebaiknya sesuaikan dengan kebutuhan saja.


Tips Panduan Memilih Sepeda di Toko

Suka membeli barang secara online? Maka yang perlu kamu lakukan adalah mengukur proporsi seakurat mungkin. Lakukan cara-cara seperti yang telah disampaikan pada poin-poin sebelumnya.
Jika berencana mengunjungi toko sepeda, tentunya kamu harus memastikan untuk mencoba sepeda secara langsung. Mintalah rekomendasi kepada staf toko mengenai sepeda yang kamu inginkan. Ini akan meringkas semua proses di atas. Dan akhirnya, demikianlah panduan memilih sepeda dari Avelio. Semoga kamu mendapatkan sepeda idaman sesuai kebutuhan.

Previous GFNY Bali 2019
Next Aturan Dasar Memilih Ukuran Sepeda Gunung yang Pas Buatmu

About author

You might also like

How To 0 Comments

10 Cara Menjaga Pola Makan Sehat Ala Pesepeda Pro

Makanan adalah sumber energi, salah satu penunjang tubuh untuk tetap dalam kondisi prima. Selain bahan makanan bernutrisi, pola makan sehat pesepeda pro juga menjadi penentu kebugaran tubuh. Apalagi jika sobat

How To 0 Comments

Lampu Sepeda Dari Masa Ke Masa

Generasi awal lampu sepeda akhir abad ke 18 kala itu memanfaatkan tenaga minyak paus, kemudian minyak tanah menjadikan awal dari sejarah lampu sepeda. Pada tahun 1897 senyawa gas asetilena menggantikan

How To 0 Comments

Segini bujet untuk merakit sepeda gunung dari nol

Sebenarnya lebih murah mana, merakit sepeda dari nol atau beli jadi? Jawabannya tentu saja tergantung seberapa tinggi kualitas komponen yang diinginkan. Tapi kamu juga bisa mengaturnya supaya menghasilkan rakitan yang

Diskusikan