10 tips bersepeda rombongan

10 tips bersepeda rombongan

Aktivitas bersepeda haruslah menyenangkan, menyehatkan badan dan pikiran. Untuk itulah Avelio selalu hadir mendukung kenyamanan dan keamanan kamu dalam mengayuh tunggangan. Tak hanya memakai aksesoris lengkap, seperti helm, manset, dan tentunya sarung tangan sepeda Avelio. Kali ini, Avelio bakal memberikan tips bersepeda rombongan yang aman.

Berdasarkan saran para ahli, berikut 10 tips bersepeda rombongan dikutip dari laman British Cycling.

1. Rencanakan Petualanganmu

Kalau kamu baru saja bergabung dalam klub bersepeda, sadarilah bahwa kemampuanmu belum cukup mumpuni untuk berkendara jarak jauh. Oleh karena itu, sebaiknya rencanakan perjalananmu sedetail mungkin.

Pelajari rute yang mungkin akan dilalui, gunakan google map atau gps pada smartphone-mu bila perlu. Perhitungkan jarak tempuhnya, dan mintalah kepada pimpinan kelompokmu untuk mengalokasikan waktu istirahat sejenak di tengah perjalanan. Ini akan membantumu tidak cepat lelah, karena suatu saat kelelahan bisa jadi sumber malapetaka. Kebanyakan kecelakaan bersepeda terjadi di akhir-akhir perjalanan, maka berhati-hatilah. Bagian ini adalah salah satu dasar dari tips bersepeda rombongan.

2. Waspadai Setiap Gerakan

Laju yang dimaksud di sini adalah pergerakan dari rekan-rekan di depanmu. Kadang kala pergerakan pengendara di depanmu bisa tidak terduga, dan membutuhkan kesigapan untuk menghindarinya.

Ambil jarak yang cukup di belakang pengendara lain. Jika laju pesepeda tersebut tiba-tiba lambat atau berhenti mendadak, kamu masih punya cukup waktu untuk mengantisipasinya. Pastikan pula rem sepedamu bekerja dengan baik. Bahaya tidak hanya berasal dari pesepeda lain, tetapi juga kondisi jalanan yang tidak menentu. Dan yang terpenting, waspadalah terhadap segala hal di sekitarmu setiap saat.

3. Ambil Posisi Terbaik

Agar senantiasa tahu kondisi jalanan, pesepeda harus mengambil posisi yang tepat. Usahakan jangan terlalu berada di pinggir, baik terlalu ke kiri maupun ke kanan. Sebaiknya kamu berkendara di tengah-tengah lajur, untuk mendapatkan jangkauan pandangan yang luas. Tentu saja hal ini berlaku jika jalan raya sedang sepi. Apabila banyak kendaraan lain yang melintas, tentu kamu sudah tahu apa yang harus dilakukan.

4. Mengayuh dan Mengerem Secara Efektif

Jalur turunan bisa jadi menguntungkan, karena tak perlu lagi susah payah mengayuh untuk menambah kecepatan. Tapi pastikan kamu benar-benar memiliki kendali penuh atas laju sepeda, dan mampu menghindar dari sepeda atau kendaraan lain yang menghalangi jalanmu. Kayuh secukupnya, sambil tetap sigap menekan tuas rem apabila dibutuhkan.

5. Sigap Mengantisipasi Kendaraan

Sekali lagi, selalu waspadalah terhadap segala hal yang terjadi di hadapanmu. Ini termasuk kendaraan dari arah berlawanan yang sewaktu-waktu bisa mengambil lajurmu. Lalu kendaraan yang hendak membelok, keluar masuk persimpangan, atau yang terparkir di bahu jalan. Perhatikan tanda-tanda dari mereka, seperti lampu sein, misalnya. Jika tak tampak memberi tanda, berarti kamu perlu memperlambat laju sepeda.

6. Usahakan Mudah Terlihat

Salah satu cara agar mudah dikenali adalah dengan mengenakan baju bercorak cerah atau berwarna menyala. Jika sinar matahari redup atau sedang berkendara malam hari, kamu sebaiknya memakai aksesoris reflektif atau yang bisa menyala dalam gelap.

Selain itu, sepedamu setidaknya juga harus dilengkapi dengan lampu depan dan reflektor. Reflektor merah biasanya terpasang pada bagian belakang sepeda, dan kuning di sisi-sisi pedal. Reflektor dan lampu depan akan banyak membantu pesepeda ketika kondisi gelap.

 

7. Berkomunikasi dengan Pengguna Jalan Lain

Pengguna jalan bukan hanya kamu dan kelompok bersepedamu, tetapi juga banyak pengendara lainnya. Untuk itu, kamu pun harus memastikan terjadinya kontak mata antara kamu dengan pengguna jalan lain. Jangan terburu memutuskan sesuatu sebelum mereka benar-benar mengetahui keberadaanmu.

8. Jangan Nekat Menyalip

Kamu akan sering menghadapi lalu lintas ramai. Bahkan bukan tidak mungkin kamu akan berada di kondisi di mana semua kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi. Menyalip kendaraan lain memang berguna untuk segera menghindari keramaian, tetapi harus dilakukan dengan super hati-hati.

Peluang terjadinya tabrakan cukup besar jika kamu berada di sela-sela kendaraan yang sedang melaju kencang dari arah berlawanan. Jadi bagi pemula, disarankan tidak mengambil keputusan riskan ini. Jika menemui perempatan tanpa lampu lalu lintas, perhatikan pula kendaraan lain yang searah denganmu, untuk memastikan apakah dia akan belok kanan atau kiri.

9. Carilah Celah yang Aman

Apabila tidak ada cara menghindari halangan selain menyalip, periksalah sisi kananmu terlebih dulu. Carilah celah yang cukup lapang sebelum mulai melesat untuk melalui kendaraan di depanmu. Kamu mungkin perlu menunggu beberapa saat sampai kondisi benar-benar aman, baru kemudian menyalip kendaraan tersebut dengan leluasa.

10. Saat Melalui Rel Kereta Api

Perlambat laju sepedamu saat menemui persimpangan kereta api. Jika tidak, roda mungkin bisa terjebak di sela-sela rel kereta, dan kamu akan tergelincir karenanya. Beberapa titik persimpangan kereta dilengkapi rambu lalu lintas yang menganjurkan pengendara sepeda untuk turun. Ketika kamu menemukannya, ikuti saja rambu tersebut agar lebih aman.

Di samping semua tips bersepeda rombongan di atas, salah satu hal terpenting saat bersepeda dalam grup adalah komunikasi. Dalam hal ini, komunikasi antar anggota grup bersepeda. Sebagai pemula, sobat Avelio harus siap sedia menerima saran dan kritik dari pesepeda lain yang lebih berpengalaman. Mengawali aktivitas bersepeda kadang kala memang menyulitkan, tetapi lama-kelamaan kamu akan terbiasa dan menjadi berpengalaman seperti mereka. Selamat menggowes!

Previous 5 cara kuat genjot tanjakan dalam 1 minggu latihan
Next Hindari Ban Meletus di Tengah Jalan Lewat Persiapan Berikut

About author

You might also like

How To 0 Comments

Bagaimana Cara Mengatasi Frame Sepeda Kebesaran Atau Kekecilan?

Sejak awal memilih sepeda, seharusnya kamu sudah memastikan ukurannya pas buatmu. Karena jika terlanjur membeli, bakal lebih sulit mencari cara mengatasi frame sepeda kebesaran atau kekecilan.

Sportif & Bike Travel 0 Comments

Tour de Borobudur XVIII

Tanggal: 11-12 November 2018 Tempat : Borobudur, DIY CP : “Pendaftaran Kategori 100K dan 200K di Tutup Karena Kuota Peserta Sudah Terpenuhi”

How To 0 Comments

Panduan Cerdas Membeli Sepeda Bekas

Suatu hari kamu ingin membeli sepeda. Setelah mengecek digit angka di rekening tabungan, ternyata kondisinya tak memungkinkan untuk menebus sepeda baru. Akhirnya kamu menjatuhkan pilihan pada sepeda bekas. Lalu bagaimana

Diskusikan